Ada
rasa yang begitu asing bagiku ketika main bersama Nana, aku selalu
menuruti apa yang dia mau padahal aku adalah seorang yang amat egois,
tapi Nana mapu mengalahkan keegoisanku dengan kelembutan dan sikap
manjanya. Mungkin aku mencintainya, ya cinta monyet.
∞∞∞∞∞∞∞
“mbak,
biasa ya tiramisunya 1.” Aku sangat suka tiramisu, ntah mengapa.Toko
ini menjadi toko favoritku, bukan hanya aku tapi juga keluargaku.
Selesai
dengan tiramisu yang aku beli ditoko langgananku sepulang sekolah tadi.
Aku memutuskan untuk menyibukkan diri dengan jejaring sosial facebook.
Aku teringat Nana kecilku. Kuisikan nama lengkapnya kedalam kolom
pencaharian.
“Ade
Febryana Syahfitri.enter.” muncul satu nama yang cocok dengan keyword
yang aku masukan, kucoba yakinkan hatiku bahwa itu Nana temanku yang
dulu dengan melihat informasi dan foto yang ada dalam profilnya.
“ ini temanku yang dulu.”sorakku dalam hati. Aku senang dapat menemukan teman kecilku.
Aku pindah kekampung halamanku di Kabupaten Painan, Provinsi Sumatera Barat 3 tahun yang lalu. Tepatnya ketika aku baru memasuki jenjang pendidikan sekolah menengah pertama. Ayahku dipindah tugaskan sehingga aku dan keluargakupun harus ikut pindah tempat tinggal. Sebenarnya sangat berat meninggalkan kota Bandar Lampung, tapi aku tak punya pilihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar