Angan-angan tak baik ini datang ketika aku mulai masuk sekolah seperti biasa lagi setelah melaksanakan PKL beberapa bulan pada semester 3, waktu PKL kita (siswa) benar-benar bebas dari yang namanya KBM, kita udah kayak pegawai aja (tergantung tempat PKLnya).
Waktu untuk PKL telah habis, semua siswa kembali kesekolah dan menjalani proses pertanggungjawaban, yang mana sebelumnya kita wajib menyelesaikan "Laporan" sebagai tiket untuk mengikuti proses pertanggungjawaban tadi atau kita sebut juga Sidang Laporan.
Proses pembuatan Laporan ini benar-benar mememras pemikiran para pelakunya, udah ya yang ini gak usah diceritakan, banyak pahitnya.
Sidang pun gak usah ya sama aja banyak pahitnya,hahahaha.
Tapi sesungguhnya itu adalah sebuah kegiatan yang bertujuan baik, kata salah satu guruku itu adalah sebuah proses pendewasaan diri, bagaimana menyikapi sesuatu dengan dewasa dan untuk bekal di hari kelak nanti (baca : buat skirpsi atau tesis dan sebagainya).
Akibat tersitanya sebagian waktu untuk melaksankan kegiatan akbar itu, kita belajar kebut-kebutan karna memang materi harus dipelajari semua.
Dari situ dan itulah penyebabnya, dari sana-sini sedia tugas porsi spesial, belum lagi ngurus organisasi, malah sempat aku dibuat bingung, tapi yasudahlah. Tugas-tugas itu memang aku kerjakan tapi kadang gak aku sempurnakan, masih nyisa-nyisa gitu finishingnya kurang. Bagian yang aku belum selesaikan ternyata teman-teman disekolah sudah selesaikan dan bagian yang sudah aku selesaikan mereka ada yang belum, aku sempat melirik hasil mereka, aku baca, aku pahami, benar sih hasil mereka, dapat aku pahami.
Ingin rasanya aku tuliskan hasil itu di buku tugasku tapi aku gak kuasa, akupun lebih memilih untuk tidak melakukan hal itu (nyontek/menyalin) hasil kerja orang lain. Tapi karna aku sudah lihat hasil kerja orang lain (meskipun gak aku salin) aku harus rela kasih lihat hasil kerjaku, alhasil kerjaan mereka lengkap dan kerjaanku tidak ketika dikumpulkan.
Kenapa aku tidak salin saja? Jujur saja, aku gak berani buat nyontek, aku akan merasa salah terus-menerus jika melakukan hal itu dan ada sebuah kalimat yang terucap dalam hati kecilku "Ah sudahlah segini adalah hasil kerjaku.".
Pertanyaannya adalah (hahaha maaf tadi cerita dulu) :
Orang seperti apakah aku?
Guruku pernah bilang "Kamu itu gak ada perjuangan sama sekali, nyontekpun tidak." begitu pada seorang teman ku yang berlainan kelas karena ketika ulangan guruku itu melihat lembar jawaban temanku itu masih kosong, masih polos padahal waktu dimulai terlah berlalu 30menit, dia tidak tahu jawabannya dan dia tidak berusaha mencari tahu ya setidaknya mungkin mencontek, kan pada umumnya anak sekolah itu kalo ulangan gak tau palingan nyontek, aku tahu tidak semua kok. Teman ku itu emang paling anti sama pelajaran yang diulangankan hari itu, pelajaran yang lain si gak masalah.Apakah aku juga tidak melakukan perjuangan?
sikap kamu itu dah bgus kog... i'm proud :)
BalasHapusMerugi aku merugi *nyanyi tapi gak tau lagu apaan :D
HapusMakasih ya Thia :)
merugi apanya sa ??
BalasHapusItu tugasnya,haha.
HapusAku mau komen diblog kamu ko gak bisa ya?
gak bisa gimana ??
BalasHapus